Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bahasa Daerah sebagai Ketahanan Berbudaya Workshop Disdik Sulawesi Selatan
Sementara sambutan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus/Layanan Khusus Bahasa dan Sastra Daerah, Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd. Bahwa nilai-nilai lokal di Kab. Bantaeng ada kekhususan atau ada ciri khas untuk menghidupkan kembali bahasa daerah di satuan pendidikan dalam bentuk muatan lokal, bukan cuma di SMA dan SMK tapi ditingkat SD dan SMP, kita bangga karena kita punya budaya, yang diakui. Pada sekarang ini sudah ada gejalanya bahwa bahasa daerah akan punah, dan ketika bahasa daerah ini punah maka yang bertanggung jawab adalah kita semua.
Salah satu Bahasa Daerah mulai punah karena penggunaannya sudah mulai bangga dengan budaya luar dan perilaku luar, sementara kita punya kekhususan dan ciri khas yang harus dipertahankan, ketika kita tidak mau lagi menggunakan bahasa daerah maka sebentar lagi bahasa ini akan punah. Lanjutnya. Sebagai pesan tersirat dari workshop Guru Bahasa dan Sastra Daerah Tingkat SMA/SMK/SLB Se Kabupaten Bantaeng adalah interaksi sosial antar individu membutuhkan bahasa. Tetapi masihkah bahasa daerah dibutuhkan untuk kekuatan karakter generasi pasca milenial. Fenomenya, penggunaan bahasa daerah sudah mulai luntur, jarang sekali orangtua mengajarkan bahasa daerah kepada anak-anak. Terlestarinya bahasa daerah sekarang terjajah dengan pembangunan yang mengarah "meng-kota-kan desa". Hal ini berpengaruh dalam penggunaan bahasa yang menjadi peran penting dalam komunikasi. Jangan kita menjadi pelenyap bahasa lokal kita.
Kegiatan
Workshop Guru Bahasa dan Sastra Daerah tingkat SMA/SMK/SLB Kab. Bantaeng. UPT
SMA Negeri 4 Bantaeng mengutus peserta sebanyak sebelas orang.
#UchySmapat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Pelantikan Kwarcab Gerakan Pramuka Bantaeng
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Peserta Didik SMAN 4 Bantaeng Juara III Tahfidz 10 Jus
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar